Ada yang suka makan coklat? Menurut penelitian, didalam coklat terkandung beberapa zat yang bermanfaat buat tubuh kita..
- Karbohidrat, yang dibentuk oleh senyawa kimia dalam coklat menghasilkan serotonin, yang membantu stimulasi otak sehingga kita merasa santai dan tenang.
- Antioksidan, yang dapat membantu mencegah serangan jantung dan mempertahankan daya tahan tubuh. Menurut Dr. Mauro Serafini dari National Institute for Food and Nutrition Research di Roma (Italia), coklat hitam (bukan coklat putih ato coklat susu) mengandung antioksidan dalam jumlah banyak, yang mampu menangkal radikal bebas dan melindungi sel-sel hati dari kerusakan.
- Kalsium dan magnesium, yang dibutuhkan oleh tubuh kita. Meskipun terkadang coklat kurang bagus untuk gigi, namun coklat baik untuk dikonsumsi dalam jumlah kecil dan secara teratur. Sebuah studi menunjukkan bahwa coklat baik juga untuk mendukung pertumbuhan tulang dan proses penyembuhan.
- Asam stearat dalam lemak coklat membuat lemak coklat tidak sejahat lemak hewani. Lemak ini terbukti bagus untuk kesehatan jantung dan mencegah kanker. Di dalam lemak coklat juga ada polifenol, yang bisa mencegah masuknya bakteri penyebab jerawat pada kulit wajah.
- Katekin yaitu sejenis antioksidan yang dapat mencegah penuaan dini.
- Theobromine dan caffein yang memberikan energi bagi tubuh. Menurut para ahli, theobromine ini dapat dapat mencegah batuk.
- Flavanol, sejenis antioksidan yang dapat melacak dan menghancurkan kimia berbahaya dalam tubuh yang menyebabkan penuaan dan berpotensi pada penyakit serius. Dan disinyalir dapat mencegah tekanan darah tinggi dan melindungi kita dari stroke karena coklat dapat mencegah pembekuan darah (yang merupakan salah satu penyebab stroke).
Makan coklat tidak akan menimbulkan kecanduan, tetapi bagi sebagian orang rasa coklat yang enak mungkin menyebabkan kerinduan untuk mengkonsumsinya kembali. Ini yang disebut chocolate craving. Dampak coklat terhadap perilaku dan suasana hati (mood) terkait erat dengan chocolate craving. Rindu coklat bisa karena aromanya, teksturnya, manis-pahitnya dsb. Hal ini juga sering dikaitkan dengan kandungan phenylethylamine yang adalah suatu substansi mirip amphetanine yang dapat meningkatkan serapan triptofan ke dalam otak yang kemudian pada gilirannya menghasilkan dopamine. Dampak dopamine adalah muncul perasaan senang dan perbaikan suasana hati.
6 Komentar
Cokelat..
Emma Buangetsss..
ehm kangeeen jadinya sama si Toble, Ferrero,,
Duhhhh giginya jadi gatel pengen gigit..
yummy.. yummy..
gigit kamu aja dech yar..
hehehehe
Aw,,ad yg mau gigiiit..
atut..kabur aah..hehe
iya ni,gara2 ema aq jdi doyan coklat juga..
yummy..
Yah…walaupun udah seumur gini….44 tahun yg namanya sama si coklat wuiiiih suka bangeeeeeet, alhamdulillah banyak manfaatnya. tapiiiii bikin gemuk ga yah.
enak ajaaa…
masa gara-gara aku, kamu doyaaan cokelat,,
wong sebelum ketemu ketemu sama aku aja, kmu ud doyaaan..
lg kena virus kimia nih yar,,,
gara-gara dikerjain sama adikqu yang mau ujian..
duh bingung ngitung-ngitung pH, laju Reaksi???
aaarrrghhh, lupa
apalagi baca blog mu yang satu ini,,
aku tambah pusing,, banyak unsur kimianya,,
asam stearat, magnesium, karbohidrat,
AAAARrrrrrgh,, cukup dech yar..
sekalian aja NaCl, H2SO4,KOH..
hahahahahahaha :-p
#masyitoh : sering makan coklat khan??menurut mbak bikin gemuk tak?? ;;)
#ema :
eh,, ad yg jadi guru privat y skarang??
mw aj dikerjain adeknya, hehe
adekku juga ujian em..
klo dia sh cukup dibina aja
dibina’sakan’ maksudnya..haha