Sebagai seorang full time job hunter, saya mencoba memanfaatkan waktu yang ada dengan sebaik – baiknya, salah satunya dengan mengikuti Short Course Bank Syariah yang diadakan oleh STEI Yogyakarta dan Bank Muamalat. Beberapa kali pertemuan namun banyak sekali yang saya dapatkan (ya iyalah, sekali pertemuan dari ba’da dhuhur sampe maghrib). Khususnya seputar dunia perbankan syariah dan ekonomi Islam.

Pada satu kesempatan ada seorang peserta kursus yang mengeluhkan kepada saya, bahwa menurutnya sistem hingga pelaksanaan pendanaan di Bank Syariah sesungguhnya sama saja dengan Bank Konvensional, yang membedakan hanya istilah yang dipakai di Bank Syariah menggunakan istilah – istilah Islam. Kemudian tak berapa lama seorang peserta kursus menanyakan hal serupa kepada pengajar. Dan ketika pertanyaan serupa dideperdebatkan oleh ayah saya yang notabene adalah nasabah Bank Syariah sekaligus Bank Konvensional, saya jadi semakin bertanya – tanya. Apakah memang image seperti itu yang umumnya diterima masyarakat terhadap Bank Syariah?

Bagi saya sendiri konsep Bank Syariah cukup mudah diterima. Dari nama juga terlihat jelas bahwa Bank Syariah dijalankan dengan prinsip syariah sedangkan Bank Konvensionel tidak, meskipun dari sistem maupun pelaksanaan barangkali memang sama. Konsep bagi hasil dengan kesepakatan pembagian persen keuntungan yang ditetapkan di awal oleh Bank Syariah dengan nasabah tidak akan merugikan salah satu pihak. Terlepas dari itu semua, sebagai seorang Muslim tentunya kita punya prinsip dan pandangan bahwa dalam menjalankan segala bentuk kehidupan butuh yang namanya batasan dan aturan. Bank Syariah memberikan solusi bisnis perbankan bagi umat Muslim, dimana segala sendi yang dijalankan mulai dari pembiayaan, jual beli, investasi hingga perputaran dana, tidak akan bertentangan dengan syariat – syariat Islam, sehingga nasabah bisa merasa tenang dan aman dengan menitipkan dananya di Bank Syariah. Nilai tawar yang diberikan juga cukup bagus, yaitu asas maslahat dan keadilan, dimana dalam menjalankan suatu bisnis, kedua hal tersebut sangat penting dan harus dijunjung tinggi. Paling tidak itulah yang bisa saya simpulkan dari kursus singkat Bank Syariah tersebut.

Jadi, ayo buka tabungan di Bank Syariah (lho?!).

8 Komentar

  1. Mba diar, apakah dibank syariah ada jaminan terhadap uang kita?
    sy mau migrasi ke bank syariah,tapi masih bingung dengan sistem dibank syariah..

  2. Kl bgung pegangan he2..
    G ush ragu gus, yg jelas d bank syariah ad yg nmnya dewan pengawas syariah yang fungsny mengawasi setiap kebijakan dn keg yg dlkukan bank syariah. Jdi, perputaran uang qt djamin digunakan untuk bisnis dan pembiayaan yg lal halal dn tdak mngndung unsur maisir,ghirar,riba,judi dsb. Berbeda dgn bank konvensional. Dan yg pnting lgi pengembangn perbankan syariah dlkukan u/ memberikn kmaslahatan terbesar bagi masyarkt khususny umat muslim. Cmn krn mngusung nilal keadilan jdinya klo untung dibagi bersama klo rugi dtanggung nasabah :D (soalny bank kn udah rugi biaya waktu dan tenaga)…Sistemnya g jauh beda kok, pling mndsar kl konvens pke bunga, smntr syariah pke bagi hasil. Dn istilah yg dpke d bank syariah emg g familiar, misalnya : akad mudharabah (u/ investasi /tab/deposito), akad murabahah (u/ jual beli), akad ijarah (u/ sewa menyewa) dsb..

    Migrasi aja…:D :D (jd ky sales gini..)

  3. bagamana dengan Bank Syariah yang merupakan unit usaha dari bank konvensional? apakah cukup meyakinkan? dan bagamana cara kita untuk mengetahui bahwa sebuah bank syariah benar-benar menjalankan prinsip2 perbankan syariah?

  4. Kalo yang saya pahami, Unit Usaha Syariah (UUS) yg dibangun bank konven, sistem dan managemennya terpisah dan bendiri sendiri, terlepas dri bank konven tersebut. untuk membuat UUS jga ada aturan dn persyaratannya. ad dewan pengawas syariah juga yg mngawasi kinerja UUS tsb shgga Insya Allah mekanisme pengelolaan dana UUS dijalankn brdsarkn prinsip2 syariah

  5. bagi2 donk ilmunya disinih….
    Singapura yg jelas2 negara kapitalis uda mulai nerapi perbankan Syariah dan netapin UU Syariah di perbankannya…
    di Amerika juga ada Bank Syariah yg namanya Laa RIba…
    ayo dukung terus gerakan perbankan Syariah…

  6. Yup2, bner bget jack. Klo d Inggris, ratu elizabeth malah udah merestui diberlakukannya sistem keuangan islam sejak tahun 2004, yaitu sejak didirikannya Islamic Bank of Britain…

  7. Wah, Kayaknya udah bener2 CINTA ama bank syariah nich di ^_^
    Aq doain moga tercapai ya ^_^

  8. mbak.. info ttg short course bank syariah dunk (lengkap loh!!!),
    lg butuh niey..
    tp knp cm kurusus yah???
    jzakumullah..


Tulis sebuah Komentar

*
*