After meeting you, each day is exciting,
after meeting you, each day my heart greets with flutters
after meeting you, each day grows shorter
after meeting you, each day’s end leaves me wistful
after meeting you, each day is mild and soft
after meeting you, each day is filled with happiness
after meeting you, I became a princess and,
after meeting you, I’m a happy girlI love you I love you
(Vanilla Love_Onew ft Lee Hyun Ji)
Vanilla Love
Konichiwaaa ^^
Halloo..sudah hampir 6 bulan tidak corat coret disini. Banyak yang berubah dan banyaaaaaaaaak sekali cerita yang tidak sempat tertuang disini.. jadi anak kosan lagi, punya temen2 baru, hidup di lingkungan baru, jadi buruh di pabrik yang katanya paling oke di Ejip (ahahaa jangan dipercaya kalo ini mah) dan undangan nikah bertubi tubi yang bikin saya iri (eh).
Banyak yang bilang kalo blog saya berubah jadi blog masakan gara2 postingan2 terakhir saya resep masakan melulu.. Sebenarnya tidak, blog ini tetap seperti fungsinya semula, memuat apapun yang saya rasakan dan saya pikirkan.. berhubung waktu itu yang saya pikirkan cuma makanan dan makanan, jadilah postingannya resep masakan, haha. yah, harus saya akui akhir2 ini mood untuk menulis memang sedikit berkurang, mungkin karena tidak banyak waktu luang seperti dulu. Di kamar saya juga sinyalnya jlab jlub sihh, jadi males internetan juga jadinya,mending maen ke kamar tetangga (alesan)..Tapi gara2 blogwalking kemarin saya jadi kangeeenn dan pengen rajin update blog lagi.. ternyata masih banyak temen2 yang masih setia dan eksis dengan blognya masing2.. wokee, sekian dulu lah pemanasannya. moga2 moodnya stabil dan bisa eksis lagi disini..
Ganbarimasu!
Tekwan Spesial ala jenk Diar
Berdasarkan hasil riset dan penelitian, ternyata bahan dasar tekwan sama persis dengan empek2, cuma ditambah putih telur saja untuk melembutkan hasilnya. Saran penyajian tekwan yang asli sebenernya pake jamur kuping, udang, dan bunga sedap malam dengan kuah mirip bakso. Tapi untuk resep yang ini saya pake isian jamur tiram dengan kuah tomyam yang pedas seger, ternyata enyaak. Berikut resepnya :
BAHAN TEKWAN
100 gr ikan Kutuk
100 gr tepung tapioka
beberapa sendok tepung terigu
1 sendok makan margarin
1 sdt chicken powder
1 sdt merica
2 sdt garam
air secukupnya (kurang lebih 5-10 sdm)
1 butir putih telur
CARA MEMBUAT
intinya campur semua bahan jadi satu hingga hasilnya kurang lebih seperti ini
Rebus adonan sesendok demi sesendok dalam air mandidih, jika sudah mengapung itu tandanya tekwan sudah matang. Jadinya seperti ini, seinget saya sih perasaan bentuknya gak kaya gini, entah benar entah salah yang penting enyak dan bisa dimakan
..
Rasanya sih mirip somey ya, haa
BAHAN KUAH
3 buah cabe merah buang bijinya
1 sdt trasi
4 gelas air
3 bawang putih geprek lalu cincang halus
1 cm laos
1 cm jahe
1 batang serai
2 lembar daun salam
3 buah daun jeruk
4 sendok makan kecap ikan
2 sdt bubuk cabe
1 sdm gula merah
garam secukupnya
2 sdm saos bangkok
1 buah jeruk nipis ambil airnya
100 gr jamur tiram potong panjang melintang
1 batang daun bawang potong2
CARA MEMBUAT
Haluskan cabe merah dan trasi, tumis bersama salam, laos, jahe dan sereh. Jika sudah harum masukkan air, dan masukkan semua bahan kecuali jamur tiram dan daun bawang. Jika sudah mendidih cicipi kuah dan sesuaikan dengan selera. Masukkan jamur dan daun bawang. Jika jamur sudah kelihatan matang masukkan tekwan dan matikan api.
Siap diseraaaang…
PEMPEK LENGGANG
Ini percobaan pertama saya bikin empek2, alhamdulilah berhasil ^^V.Tadinya sih mau nyoba bikin pake ikan tengiri, cuman buseeeet, 1 ekor gede banget ukurannya, mahal pula. Kan baru percobaan, kalo berhasil sih gpp, tapi kalo gagal berasa sayang banget. Jadi saya pake ikan Kutuk/gabus aja yang murmer, ehee. Belinya sih 1/2 kilo, tapi setelah diseset2 dan dipisahkan dari kepala dan duri, ternyata daging ikannya cuma tersisa 200 gr aja T.T. Saya pakenya 100 gr aja, sisanya dibuat ujicoba yang lain
BAHAN
100 gr ikan Kutuk
100 gr tepung tapioka
beberapa sendok tepung terigu
1 sendok makan margarin
1 sdt chicken powder
1 sdt merica
2 sdt garam
air secukupnya (kurang lebih 5 sdm)
CARA MEMBUAT
- Haluskan ikan dengan menggunakan food processor, bekukan dalam freezer.
- Keluarkan ikan, diamkan hingga ikan tidak membeku lagi, tambahkan margarin, garam, merica, chicken powder, sambil tambahkan air sesendok demi sesendok
- Masukkan tepung tapioka sedikit demi sedikit hingga adonan kalis
- Masukkan tepung terigu sesendok demi sesendok hingga adonan benar2 kalis dan dapat dibentuk.
- Bentuk adonan sesuai selera,
- Didihkan air, setelah mendidih masukkan adonan satu per satu. Tanda pempek matang adalah pada saat adonan tersebut mengapung ketika direbus.
Ini hasilnya
KUAH PEMPEK
Resep aslinya bukan ini. Kuah yang saya buat lebih encer dan seger karena gak pake ebi dan tongcai. Cara membuatnya cukup dengan merebus jadi 1 bahan – bahan di bawah ini
- 1 bawang putih, geprek lalu cincang halus
- 3 buah cabe rawit, geprek lalu cincang halus
- 1 blok gula merah ukuran kecil
- 1 1/2 gelas air
- 2 sdm cuka
- kecap, garam dan gula secukupnya
PENYAJIAN EMPEK – EMPEK LENGGANG
Jika sudah agak dingin, potong dadu beberapa bola empek2, aduk dengan 1 butir telur, tambahkan sedikit garam, merica dan gula pasir sesuai selera, lalu dadar hingga matang. Angkat, pempek, siram dengan kuah.. Yumm2
dan.. TADAA…
Good Quote
Pesan Tuhan: “Jangan terlalu gembira bila memperoleh nikmat, dan jangan pula larut dalam kesedihan bila mengalami susah. Semua ada sistem & waktunya.” (Quraish Shihab)
Nasi oseng gurih + orak arik 1/2 mateng
Tadinya pengen bikin nasi goreng tapi bahan dikulkas minim kaliiii T_T,, yasudah akhirnya masak dengan bumbu ala kadarnya.
BUMBU NASI (u/ 1 porsi)
1 bawang merah dirajang
1 bawang putih dirajang
daun bawang secukupnya dirajang
2 sdt ebi
gula, garam, merica, saus tiram secukupnya
CARA MEMBUAT
1. Panaskan margarin secukupnya, masukkan bawang merah, bawang putih kemudian ebi, osreng2 hingga harum
2. Masukkan nasi, tambahkan gula garam merica saus tiram hingga rasanya pas
3. Terakhir masukkan daun bawang, osreng bentar lalu matikan
ORAK ARIK 1/2 MATENG
1. Kocok telur dengan bumbu2 gula+garam+merica hingga tercampur rata (tercampur tapi jangan sampe berbuih)
2. Panaskan sedikiiit margarin, masukkan telur, kemudian diorak arik dengan ritme pelan dan penuh perasaan sehingga telur terorak arik rapi tapi tetap menyatu dan tidak tercerai berai (gimana menjelaskannya ya -_-’)
3. Kalo sudah agak 1/2 matang matikan api, diamkan sebentar, biarkan sisa panas di wajan merasuk ke dalam orak arik (eh)
kaya begini jadinya
dua2nya enyaak,,tpi yang jadi juara orak ariknya.. ennagh,lembuut..yummy bget dah
silakan mencicipi ^__^
a fairy tale
Hey moon
Hey sun
don’t you remember?
we’ve been stick together for a while
and we’ve been played together in the sky
what a memory
.
But moon
But sun
we started play hide and seek
for a long long time
that’s why we never be together
.
moon.. you are so cold
sun.. you are so bright
ask to the deepest of your heart
is it true that you’re not missing each other?
but it’s funny..
you didn’t want to find each other
you’re only hearing and knowing through fairy night
so stupid
.
and sun
you’re tired and start to forget
and choose to play with bird in the mountain
don’t you know that moon always watching on you?
worrying you
.
that’s right..
sooner or later you will realize
moon
sun
you’re not in the same path
that’s why you never be together
.
thanks sun
for the warm..for the care
this is the end of our story
although it’s hurt
goodbye dear
I’ll let you go to your direction
Tella Krezz Jenk Diar
Sabtu lalu ibu saya pulang dari belanja sambil membawa satu kresek singkong rebus yang masih anget dan tampak menggiurkan pesenan bapak saya. Hingga setengah hari, singkong rebus yang masih tampak menggiurkan walaupun sudah tidak anget itu hanya tersentuh oleh bapak saya. Ibu gak begitu doyan, apalagi saya dan adek – adek, anak muda gitu loh..singkong rebus?pling dos.. Malam hari tidak ada pengurangan jumlah yang signifikan terhadap jumlah singkong di piring. Hingga keesokan hari, singkong rebus yang sudah kaku dan dingin dan tampak tidak menggiurkan itupun tampaknya sudah tidak dilirik lagi sama bapak saya. Kalaupun dikukus lagi, pasti nasibnya tetep gak jauh beda..gak laku.
Ting ting ting..insting koki wanna be saya muncul. Oke jenk Diar..saatnya bereksperimen.. Akhirnya saya putuskan untuk mempermak singkongrebusgaklakuitu menjadi tela goreng berbumbu yang sekarang ini lagi ngetrend. Yang menjadi permasalahan adalah, ketika kita menggoreng singkong dengan cara biasa, hasil akhirnya singkong memang kelihatan garing di luar tapi tekstur dalamnya tidak, meskipun singkongnya sudah diiris agak tipis. Sedangkan tela goreng berbumbu yang lagi ngetrend itu renyahnya dari luar sampai ke dalem. Supaya seru saya pun sengaja gak gogling dan mencoba iseng2 bikin sendiri resepnya..
Begini cara bikinnya
1. Singkongnya dipotong agak tipis – tipis.
2. Haluskan bawang putih, garam, kemiri dan ketumbar. Proporsi bumbu sesuai selera, disesuaikan sama bahan. Campur bumbu dengan air dan rendam singkong dalam air berbumbu, kurang lebih sampai ½ jam è supaya singkongnya gurih dan berasa
3. Kukus singkong selama 15 menit. Gunakan air rendaman untuk mengukus (prinsip ekonomi : ga ada yg boleh kebuang,hehe), kalo airnya kurang bisa ditambah air biasa.
4. Setelah uap panasnya hilang, bekukan singkong dalam freezer. Dalam keadaan beku begini singkong bisa lebih tahan lama. Jadi kita bisa buat dalam jumlah banyak lalu sewaktu – waktu kalo lagi pengen bisa digoreng.
5. Siap digoreng. Hasil akhirnya bisa diberi parutan keju atau bubuk bbq dkk
Ini dia Tella Krezz Jenk Diar
Lumayaaan.. rasanya mirip yang dijual – jual itu, krenyes di dalem jg lho.
Gak ada 15 menit langsung ludes.. heheheh
Roti Cane Jenk Diar
Waktu itu lagi ngidaaaaaaaam banget sama roti cane, sampai sulit makan dan susah tidur (halah). Bagi yang belum tau, roti Cane adalah roti khas Aceh, rasanya manis – manis gurih dan bikin nagih. Ketika masih di Bandung dulu mudah sekali mendapatkan roti Cane, karena saya bisa membelinya di Rumah Makan Aceh di daerah Buah Batu. Namun, sayangnya di Semarang tidak ada rumah makan sejenis, sehingga kalau lagi ngidam begini sulit sekali mengobatinya. Akhirnya, setelah menimbang dan memikirkan kemudian diputuskan, marilah kita iseng membuat roti cane!!
Setelah googling didapatlah resep berikut :
Bahan
½ kg tepung terigu, 2 butir telur ayam, garam secukupnya, ½ sdt baking powder,mentega dan minyak goreng
Cara membuat
Semua bahan dicampur jadi satu dan diuleni selama 15 menit. Kemudian adonan dibagi jadi 16 bagian dan dibuat bulat – bulat. Diamkan selama 1 jam, tutupi dengan serbet. Olesi adonan dengan minyak diamkan lagi 15 menit. Pipihkan adonan, gulung – gulung memanjang, kemudian dibentuk konde. Oleskan mentega, goreng di wajan pipih dengan minyak sedikit.
Sepertinya mudah sekali, tinggal ikuti aj langkah – langkahnya.. Dengan modal semangat dan kemampuan ecek – ecek saya pun sok – sokan bikin dengan PD , namun ketika sampai di bagian Pipihkan adonan bla bla bla.. tiba – tiba kok teringat jagung bakar ya. Munculah ide cemerlang. Akhirnya, bagian Pipihkan adonan bla bla bla.. tersebut saya ganti dengan “gulung – gulung memanjang adonan, lilitkan pada tusukan sate kemudian bakar”. FYI, karena penggunaan tusuk sate sangat tidak memungkinkan, alatnyapun saya ganti dengan alat tusuk yang sesungguhnya. Hasilnya seperti ini :
Rasanya?Sungguh mengejutkan. Garing di luar mentah di dalam. Hoeek. Tadinya bayangan saya rasanya bakal seperti roti tortilla gitu, ternyata bagai punguk merindukan bulan (opo hubunganee). Gapapa, suatu saat mau bikin lagi dan harus enak.
Oke, cukup main2nya. Kita kembali ke Pipihkan adonan bla bla bla.. Namun karena sangat melelahkan, saya hanya sanggup menyelesaikan ½ adonan. Sisanya disimpan dilemari es untuk keesokan hari. Tadinya saya menginginkan hasil mirip kaya roti cane restoran kaya begini :
Tapi ternyata hasilnya jdi seperti ini :
Wkwkwkk..Rasanya? Yo ngonolah -_-,, bisa dimakan sh, cuman karena terbiasa makan roti cane yang enak jadi yaaa no comment deh, ahaha,,Kapan – kapan mari kita iseng lagiii,, semangat!
Eits, masih ada sisa adonan di kulkas Bu. Karena sudah disimpan dalam kulkas, kayaknya gak mungkin diolah lagi seperti Cane yang diatas, tekstur adonan juga tentunya sudah berubah. Walaupun banyak ide – ide cemerlang yang bersliweran, namun saya putuskan untuk mengaplikasikan ide yang simple dan bisa diterima akal sehat. Digoreng! Eits..jangan asal goreng ya Bu! Sebelum digoreng adonannya ditipiskan dulu dengan ketebalan sesuai selera, kemudian potong – potong bentuk segi empat, atau kalau lagi gak sibuk, dibikin bentuk hati juga boleh..
Setelah itu goreng dengan api sedang sampai warnanya kuning keemasan.
Rasanya? Sungguh menakjubkan. Diluar dugaan. Enak Bu.. Gak ad 15 menit langsung ludes, heuheu.. Selamat mencoba!














